Bappeda Konawe Melaksanakan Asistensi Penyempurnaan Rancangan Akhir Renja OPD Tahun 2027
Unaaha – Dalam rangka meningkatkan kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Konawe, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Konawe melaksanakan kegiatan Asistensi Penyempurnaan Rancangan Akhir Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2027.
Kegiatan asistensi tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 22 Mei 2026 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Konawe. Asistensi ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah, bagian lingkup Sekretariat Daerah, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas se-Kabupaten Konawe.
Pelaksanaan asistensi dilakukan sebagai langkah sinkronisasi dan penyesuaian dokumen Renja OPD Tahun 2027 berdasarkan hasil input melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI), sehingga seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dapat selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta mendukung target prioritas nasional dan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, setiap perangkat daerah diwajibkan memastikan bahwa target, indikator, prioritas pembangunan, serta sumber pendanaan yang diinput pada SIPD RI telah sesuai dengan Rancangan Akhir RKPD Kabupaten Konawe Tahun 2027. Selain itu, perangkat daerah juga diwajibkan membawa dokumen pendukung seperti RKBU (Rencana Kebutuhan Barang Unit) dan RKPBU (Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit) sebagai bahan verifikasi dalam proses asistensi.
Bappeda Kabupaten Konawe juga menegaskan bahwa setiap sub kegiatan yang dimasukkan dalam Renja OPD harus mengacu pada Renstra OPD Tahun 2025–2029. Namun demikian, untuk sub kegiatan baru hasil pemutakhiran Kepmendagri yang belum tercantum dalam Renstra OPD, tetap diperbolehkan dimasukkan dengan ketentuan dilakukan pemetaan terhadap sub kegiatan sebelumnya.
Melalui asistensi ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun dokumen perencanaan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel. Penyesuaian rincian belanja juga menjadi perhatian utama agar mampu mendukung berbagai program prioritas seperti penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi daerah, serta pemenuhan indikator kinerja daerah seperti LPPD, SPM, dan outcome prioritas pembangunan lainnya.
Kegiatan asistensi ini turut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Konawe Tahun 2027 berjalan secara terintegrasi, sinkron, dan berorientasi pada hasil demi mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.




